Friday, July 13, 2012

Getaran Pada Pendulum


 
Getaran didefinisikan sebagai gerak bolak-balik melalui titik kesetimbangan. Titik kesetimbangan adalah titik dimana saat benda diam. Contoh getaran adalah gerak bandul atau ayunan, gendang yang dipukul, dan lain-lain.
Yang sering membuat kita bingung adalah apakah gerak jarum jam dan gerak kipas angin termasuk getaran? Jawabnya tidak karena gerak jarum jam dan gerak kipas angin tidak mempunyai titik kesetimbangan atau dalam arti titik kesetimbangannya dapat diletakkan dimana saja. Gerak jarum jam dan gerak kipas angin termasuk gerak melingkar.
Ada beberapa besaran yang perlu diperhatikan dalam mempelajari getaran yaitu:
  1. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi tiap satuan waktu, atau didefinisikan sebagai banyaknya getaran yang terjadi setiap satu sekon. Frekuensi dilambangkan dengan f dan bersatuan Hz (dibaca Hertz)
  2. Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali getaran. Periode dilambangkan dengan T dan bersatuan sekon.
  3. Simpangan adalah jarak yang ditempuh benda bergetar dan dihitung dari titik kesetimbangan. Simpangan dilambangkan dengan y dan bersatuan meter.
  4. Amplitudo adalah simpangan maksimum yang ditempuh benda bergetar. Amplitudo dilambangkan dengan A dan bersatuan meter.
Hal penting lain yang harus diketahui dalam belajar tentang getaran adalah sebagai berikut :
Untuk getaran pada bandul massa bandul dan amplitudo tidak mempengaruhi besarnya frekuensi dan periode. Tetapi massa mempengaruhi besarnya frekuensi dan periode pada getaran pegas (getaran selaras).
Berikut ini hubungan antara frekuensi dengan periode
f = n/t sedangkan T = t/n. Bila kedua persamaan ini digabungkan maka akan diperoleh persamaan baru yaitu f = 1/T atau T = 1/f.
Hubungan diatas mempunyai arti bahwa antara frekuensi dan periode hubungannya berbanding terbalik yaitu bila frekuensi besar maka periodenya akan kecil, begitu juga sebaliknya bila periodenya besar maka frekuensinya akan kecil.

Download Media Pembelajaran Pendulum.pptm

ELECTROSTATICS



Electrostatics is the branch of physics that deals with the phenomena and properties of stationary or slow-moving (without acceleration) electric charges.
Since classical antiquity, it was known that some materials such as amber attract lightweight particles after rubbing. The Greek word for amber, ήλεκτρον electron, was the source of the word 'electricity'. Electrostatic phenomena arise from the forces that electric charges exert on each other. Such forces are described by Coulomb's law. Even though electrostatically induced forces seem to be rather weak, the electrostatic force between e.g. an electron and a proton, that together make up a hydrogenatom, is about 40 orders of magnitude stronger than the gravitational force acting between them.
Electrostatic phenomena include many examples as simple as the attraction of the plastic wrap to your hand after you remove it from a package, to the apparently spontaneous explosion of grain silos, to damage of electronic components during manufacturing, to the operation of photocopiers. Electrostatics involves the buildup of charge on the surface of objects due to contact with other surfaces. Although charge exchange happens whenever any two surfaces contact and separate, the effects of charge exchange are usually only noticed when at least one of the surfaces has a high resistance to electrical flow. This is because the charges that transfer to or from the highly resistive surface are more or less trapped there for a long enough time for their effects to be observed. These charges then remain on the object until they either bleed off to ground or are quickly neutralize by a discharge: e.g., the familiar phenomenon of a static 'shock' is caused by the neutralization of charge built up in the body from contact with nonconductive surfaces.


Coulumb’s Law
Where :
F    = Coulomb Force (N)
q    = Electric Charge (C)
r     = Distance between both of charge (m)
k    = constants
note:if the calculated coulomb force are negative, then the attractive coulomb force and if positive then repel

Proposal Wirausaha

 

Usulan Kegiatan

Penyewaan Lapangan Futsal






OLEH

Ketua
Iful Amri (Pendidikan Fisika ’10)






A.    PENDAHULUAN
Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita begitu banyak nikmat. Nikmat sehat, nikmat hidup, nikmat iman dan nikmat-nikmat yang lainnya, sehinggga kita masih tetap istiqomah di jalan Allah. Sholawat serta salam selalu tercurah kepada manusia termulia, Qudwah serta Uswah Baginda Muhammad Saw. Juga tak lupa kita haturkan keselamatan atas keluarga, para sahabat dan sahabiyah serta tabi’in dan umatnya yang setia sampai akhir jaman.
Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, dimana setiap tim masing-masing beranggotakan lima orang pemain. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan dengan memanipulasi bola dengan kaki, hal ini sama dengan olahraga sepak bola pada umumnya. Selain lima orang pemain utama, setiap regu juga diizinkan untuk memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola yang berada di luar gedung atau di tempat terbuka, dalam permainan futsal ini berada did lam ruangan ruangan atau tempat tertutup lainnya. Lapangan futsal dibatasi dengan garish al ini sama juga dengan sepak bola, bukan dibatasi dengan net atau papan. Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain, yaitu "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala. Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930 oleh Juan Carlos Ceriani.
Saat ini kebutuhan akan tersedianya lapangan futsal semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang ingin berolahraga teratur terutama sepak bola khususnya bagi mayoritas kaum laki-laki. Namun, pada saat ini untuk menemukan lapangan atau tempat untuk bermain sepak bola itu sudah sangat susah dikarenakan lahan untuk lapangan yang sudah tidak banyak lagi ada. Oleh karena itu, kebanyakan orang saat ini memilih untuk beralih ke olahraga futsal, karena jenis olahraganya yang sama tetapi yang membuat berbeda hanya ukuran lapangannya saja, karena lapangan futsal lebih kecil dari pada lapangan sepak bola.
Karena saat ini di Indonesia olahraga futsal sedang banyak diminati oleh kebanyak masyarakat mulai dari anak-anak sampai orang dewasa ingin bermain futsal, maka kebutuhan akan lapangan futsal pun semakin meningkat pesat. Dan peluang untuk mendirikan lapangan futsal semakin terbuka lebar dengan keuntungan yang besar. Modal bisnis ini memang cukup besar. Tapi, dengan biaya operasional yang kecil, maka laba yang dihasilkan juga tinggi. Dimana lapangan futsal hanya membutuhkan lahan untuk tempat bermain sebesar panjang 25 - 42 meter x lebar 15 - 25 meter saja. Coba cek kantor - kantor atau kampus yang ada di kota Anda. Sebagian besar dari mereka kini pasti telah memiliki klub futsal, baik itu klub kagetan maupun klub yang dikelola secara serius, jadi kebutuhan akan lapangan futsal sangatlah menjanjikan.

Maksud dan Tujuan



           Maksud dan tujuan wirausaha ini antara lain :
1.      Melatih mahasiswa agar mampu berwirausaha dan menambah pengalaman
2.      Mengembangkan  sistem rekayasa finansial  mahasiswa
3.      Menambah pemasukan.
B.    

Jenis Usaha

jenis usaha
Adapun jenis dari wirausaha ini adalah Penyewaan Lapangan Futsal.

Tempat Usaha



            Dalam Pencarian.

Deskripsi Usaha



a.       Harga Standart/Jam siang mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB, antara :
Rp. 100.000.- s/d Rp. 150.000.-/ Jam
b.      Harga Standart/Jam malam mulai puku 19.00 – 24.00 WIB, antara :
Rp. 200.000.- s/d Rp. 400.000.-/ Jam



Semua Pelajar, Mahasiswa dan Umum.

Rincian Dana



(terlampir)

Susunan Tim



(terlampir)

Penutup

penutup
Untuk mewujudkan rencana dan niat tulus ini, kami selaku Tim  mengahrapkan bantuan Bapak/Ibu untuk dapat memberikan kontribusi dalam bentuk moral dan material. Sebagai pertimbangan ,tak lupa kami lampirkan susunan kepanitiaan dan  anggaran dana yang direncanakan.
Atas bantuan dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.










LAMPIRAN RINCIAN DANA YANG DIBUTUHKAN
Lapangan :
a. Rumput Sintetis = Rp. 150.000.000 
b. Vyneels = Rp. 170.000.000
  1. Bola Futsal : 2 pcs @ Rp. 150.000 = Rp. 300.000 
  2. Rompi : 24 pcs @ Rp. 20.000 = Rp. 480.000 
  3. Lighting : 12 pcs @ Rp. 900.000 = Rp. 10.800.000 
  4. Tiang Untuk Lighting : 6 pcs @ Rp. 450.000 = Rp. 2.700.000 
Total pembuatan lap. rumput sintetis = Rp 164.280.000 
Total pembuatan lap. vyneels           = Rp. 184.280.000 

Keterangan :
  1. Biaya pembuatan lapangan futsal sudah termasuk biaya rumput, gawang, jaring gawang dan jaring pengaman keliling lapangan. Harga sudah termasuk biaya pemasangan. 
  2. Lighting memakai daya 350 watt. Harga sudah termasuk kabel dan biaya pemasangan. 
  3. Tiang lighting berukuran tebal 1,25 inch dengan tinggi 4 meter. Harga sudah termasuk biaya pemasangan tiang.